oleh

Semarak HUT ke-81 RI, Pemprov Kaltim Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih

KALTIM.SIN.CO.ID  – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) akan melaksanakan Pembagian Bendera Merah Putih pada 9 Agustus 2026 . Kegiatan yang dipusatkan di halaman GOR Kadrie Oening Sempaja ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim, Syarifuddin Noor, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari program nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Pada tanggal 9 Agustus nanti akan dilaksanakan kegiatan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai bentuk penyelarasan program nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia,” ujarnya saat menjadi pembicara terkait mengisi Kemerdekaan dengan aksi nyata dan cinta tanah air di kaltim, Kamis (6/8/2026)

Baca Juga  PPKM Berbasis Mikro Kaltim Diperpanjang Hingga 22 Maret

Secara nasional, pemerintah menargetkan pembagian 10 juta Bendera Merah Putih kepada masyarakat di seluruh penjuru Indonesia.

Khusus di Kalimantan Timur, hingga awal Agustus 2026, pihak Kesbangpol berhasil mengumpulkan sekitar 3.000 bendera . Ribuan bendera ini merupakan hasil gotong royong dan partisipasi dari berbagai instansi pemerintah, badan usaha, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum.

Bendera-bendera tersebut akan disebarkan kepada masyarakat, instansi, organisasi kemasyarakatan, komunitas ojek online, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), hingga kalangan pelajar.

Baca Juga  Sekjen Gerindra: Besarnya Dukungan Koalisi Indonesia Maju, Bukti Prabowo Sosok Pemersatu

Distribusi bendera ini juga dilakukan secara masif di berbagai titik strategis. Sejumlah instansi turut mengambil bagian, seperti Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim yang membagikan bendera di Bundaran Lembuswana, serta Dinas Perhubungan yang menyasar kawasan pelabuhan dan terminal.

Menurut Syarifuddin, Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih bukan sekadar kegiatan seremonial menjelang peringatan kemerdekaan, melainkan menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kemerdekaan bukan hanya peristiwa sejarah yang diperingati setiap 17 Agustus, tetapi juga menjadi kesempatan sekaligus tanggung jawab kita bersama untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat,” katanya.

Ia menambahkan, apabila para pahlawan dahulu berjuang merebut kemerdekaan, maka generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan dan mengisinya melalui pembangunan, kerja keras, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi terbaik bagi.

Baca Juga  Setelah Viral Akhirnya Ada Sikap Tegas dari Kasad: Siswa Dikmata Keturunan Myanmar Segera Dilantik Jadi Prajurit

Menurutnya, mengisi kemerdekaan tidak selalu harus dilakukan melalui tindakan besar. Setiap warga negara dapat memberikan kontribusi sesuai pendapatnya masing-masing.

“Pelajar dapat mengisinya dengan belajar sungguh-sungguh demi meraih cita-cita. Aparatur sipil negara harus bekerja dengan penuh integritas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pengusaha dapat membuka lapangan pekerjaan, pemuda menciptakan kegiatan-kegiatan positif, dan seluruh masyarakat ikut menjaga persatuan serta kelestarian lingkungan,” tutupnya.

News Feed