KALTIM.SIN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mempercepat pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Pembangunan gerai dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kesiapan lahan yang disiapkan pemerintah kabupaten dan kota.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) Provinsi Kalimantan Timur, Ronny Suhendra, dalam Dialog Publika TVRI Kaltim bertajuk “Sorotan Percepatan Pembangunan Gerai KDMP Kaltim”, pada Senin (3/8/2026).
Ronny mengatakan, secara keseluruhan Kalimantan Timur menargetkan pembangunan 1.037 Gerai KDMP, menyesuaikan jumlah desa dan kelurahan yang ada. Namun, pembangunan dilakukan secara bertahap karena setiap lokasi harus memenuhi persyaratan administratif maupun kesiapan lahan.
“Saat ini pembangunan gerai telah mencapai sekitar 234 unit di seluruh Kalimantan Timur. Selain itu, hampir 200 gerai lainnya sedang dalam proses pembangunan,” ujarnya.
Menurut Ronny, hingga akhir 2026 ditargetkan sekitar 470 gerai telah berdiri dan siap melayani masyarakat. Sementara pembangunan pada tahap berikutnya akan disesuaikan dengan kondisi daerah yang memiliki keterbatasan lahan.
Ia menjelaskan, pada tahap awal pembangunan gerai diprioritaskan pada lahan dengan luas minimal 1.000 meter persegi. Selanjutnya, pemerintah akan menyesuaikan desain dan pembangunan gerai untuk wilayah yang memiliki luas lahan lebih terbatas.
“Ke depan akan ada penyesuaian terhadap lokasi-lokasi yang memang memiliki keterbatasan lahan, sehingga pembangunan gerai tetap dapat berjalan sesuai kondisi masing-masing daerah,” jelasnya.
Ronny menegaskan, penentuan lokasi pembangunan Gerai KDMP tidak dilakukan secara sepihak. Seluruh proses dilaksanakan melalui koordinasi antara koperasi desa/kelurahan, pemerintah kabupaten dan kota, serta instansi terkait agar pembangunan berjalan sesuai ketentuan.
“Semua melalui proses yang diketahui bersama oleh koperasi maupun pemerintah kabupaten dan kota. Jadi tidak serta-merta bangunan muncul begitu saja, tetapi melalui tahapan perencanaan dan verifikasi,” bebernya.
Melalui percepatan pembangunan Gerai KDMP, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap koperasi dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari penyediaan kebutuhan pokok, pengembangan usaha produktif, hingga memperluas akses pemasaran dan pemberdayaan pelaku usaha di desa maupun kelurahan











