oleh

Kaltim Catat Pertumbuhan Ekonomi 3,35 Persen pada Triwulan II-2026

KALTIM.SIN.CO.ID – Perekonomian Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Triwulan II-2026 tumbuh sebesar 3,35 persen dibandingkan Triwulan II-2025 atau secara year-on-year (y-on-y).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai mengatakan, dari sisi produksi, Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 13,79 persen.

“Dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa tercatat mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 6,72 persen,” ungkap Mas’ud Rifai dalam keterangan resminya, Senin (10/8/2026).

Baca Juga  Cosmetic Toll Manufacturer Expo 2024: Creating the Art of Beauty and Health Tingkatkan Cuan dengan Berbisnis Kosmetik sesuai Ketentuan

Sementara itu, ekonomi Kaltim pada Triwulan II-2026 dibandingkan Triwulan I-2026 tumbuh sebesar 2,62 persen atau secara quarter-to-quarter (q-to-q).

Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 9,78 persen.

Sedangkan dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 20,14 persen.

Baca Juga  Panglima Angkatan Darat Filipina Anugerahi Kasad Tanda Kehormatan "Combat Kagitingan Badge" level tertinggi

Berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), perekonomian Kaltim pada Triwulan II-2026 atas dasar harga berlaku mencapai Rp246,66 triliun. Sementara itu, PDRB atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp152,92 triliun.

Secara kumulatif, ekonomi Kaltim pada Semester I-2026 dibandingkan Semester I-2025 tumbuh sebesar 3,17 persen atau secara cumulative-to-cumulative (c-to-c).

Sementara itu, perekonomian Pulau Kalimantan pada Triwulan II-2026 tumbuh sebesar 4,10 persen secara y-on-y.

Baca Juga  Presiden KAI: Desak Jokowi Rombak Total Kepemimpinan POLRI

Kaltim menjadi provinsi dengan kontribusi terbesar terhadap pembentukan nilai tambah regional Pulau Kalimantan, yakni mencapai 46,70 persen.

News Feed