oleh

Jemaah Tarik Dana Haji Konsekuensinya Kemungkinan Tak Akan Berhaji Sumur Hidup

Jakarta – Sebuah konten muncul di situs Gelora.co menyebut calon jemaah yang menarik dana haji tidak dapat naik haji seumur hidup.

Konten berjudul “BPKH: Jemaah yang Tarik Dana Haji Konsekuensinya Kemungkinan Tak Akan Berhaji Sumur Hidup” itu tayang pada 8 Juni 2021.

Di dalam konten itu terdapat kutipan dari Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu.

Baca Juga  Hadiri Muktamar PII di Balikpapan, Muzani Ajak Pelajar Cermat Memilih Pemimpin di Pemilu 2024

Benarkah calon jemaah haji yang menarik dana haji tidak dapat berangkat haji seumur hidup?

Tangkapan layar labar yang menyebutkan jika jemaah menarik dana haji maka tidak akan bisa berhaji selamanya. (gelora.co)

Penjelasan:

Berdasarkan penelusuran ANTARA konten dalam situs Gelora.co tersebut dipelintir dari pernyataan narasumber yaitu Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu.

Tidak ada pernyataan atau kalimat tentang calon jemaah haji yang menarik dana tidak dapat naik haji seumur hidup. Demikian pula tidak terdapat kutipan narasumber tentang pernyataan itu.

Baca Juga  Prof. KH Husnan Bey Fananie : Ulama Intelektual yang Siap Mengembalikan Kiblat Politik Umat Islam ke PPP

Dalam berita ANTARA pada 7 Juni 2021, berjudul “BPKH siap kembalikan dana jamaah haji yang ingin tarik dananya“, Anggito menjelaskan calon jemaah haji berhak untuk menarik dana mereka.

BPKH akan mengembalikan uang tersebut jika jemaah menariknya. Tapi, calon jemaah yang mengambil dananya akan kehilangan antrean dan harus mengulang proses dari awal jika ingin kembali mendaftar haji.

Baca Juga  PB PII Nyatakan Mosi Tidak Percaya Kemendikbud

Dengan demikian, calon jemaah masih tetep dapat naik haji hanya saja mereka akan mengulang antrean. Klaim calon jemaah haji yang menarik dana tidak dapat naik haji seumur hidup adalah hoaks. (*/cr3)

Sumber: antaranews.com

News Feed